iklan
Friday, January 21, 2011
terus menanti..
sendiri berpeluk tubuh,
menahan gejolak jiwa yang sakit..
memaku pandangan mengiringi
senja yang membenam mentari..
tenang ku mengusap,
deraian air mata..
yang mula bergenang tanpa
ku sedari..
di hati yang kusut ku menyangkal
ratapan, namun di akal bergelut
kekalutan fikiran...
jujur ku nyatakan..
hidup ku di bayangi saat pemergian mu..
kau pergi tanpa pesan membawa harapan
yang dulu kau ukirkan di persada cinta ku..
kau menghilang bagai buih di lautan..
kau bagai mentari, di benam senja
yang menanti malam, ke sudut yang kelam..
dan aku di sini akan terus menanti
dan terus menanti..
bertaut pada kenangan,
sebuah kesinambungan cinta
dan asmara mu..
yang dulu kau bisikkan..
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment