iklan


Friday, December 24, 2010

dalam diam ada rindu" berbalas wacana.

Di tepian hati kutulis rindu dalam diam,
Menguraikan bait demi bait...
Lalu bebas masuk dalam cintamu yanpa tanya dan ragu lagi..
Untuk apa ku ingkari nurani...
Kebersamaan dan kedekatan yang kita jalan...
Telah menumbuhkan binar-binar rindu stiap kita tak bertemu...
Apa yang tersisa dari perjalanan kita selama ini..??
Selain kangen dan rindu yang terus berontak dari kedalamanya...
Aku tersudut seorang diri,
Kupandangi langit yang luas tak terbatas...
Kuraba hati kembali,
Mengukur kangen dan rindu yang hinggap...
Untukmu.

by yuri lahtazan gadis manis indonesia..


balasan:

Walau rindu yang kau ukirkan, hanya sekadar di tepian hatimu...
akan ku paparkan, di ruang hatiku..

Dan diam mu itu, penglipur laraku..

walau tanpa bait2 cinta, yang kau huraikan..
tiada alasan, utk ku meragui ketulusanmu..

Keindahan cinta yang lama terbina, kebersamaan yang kita jalani, bagai yang kau nukilkan..

dan andai pertemuan, menjadi nestapa..
rela htiku terus rindu.. Dan merindu..

walau yang tersisa cumalah rindu..

Teruslah memandang pada langit terbentang.. Kerna walau berjauhan, kita masih memandang langit yang sama...

walau hanya mampu kau hinggapkan rindu buatku..
akan ku mengurungnya di sangkar sanubari, agar aku tidak bisa kehilanganya..

No comments:

Post a Comment