Ku menyeru aku, agar tidak gentar..
melafazkan takbir, sebagai kekuatan.. Berselimut kan ikhlas ku.. kalimah didadaku..
di benak ku menjerit, menahan keperitan..
seakan di himpit rasa kekalutan..
DENTUMAN demi DENTUMAN.. membakar saudaraku.. Seolah seirama, gejolak yg membuncah di dadaku..
Apa hanya mampu ku menelan kepahitan..?
atau hanya mampu melihat tangisan, percikan darah saudara sekalimah..
jiwa ku lelah, menahan duka.. Yg cuma menjadi saksi sebuah konspirasi si yahudi durjana..
duhai (allah) demi nyawaku yang sesungguhnya di dalam genggaman mu.. Rela kanlah peluru muysrikun menembusi dadaku..
relakanlah jasad ku hancur di mulut anjing2 kafirun yg tlah kau laknat itu..
ku mohon padamu..
duhai (allah) Matikanlah aku sbagai syuhadah.. di temani syahadah..
No comments:
Post a Comment